[Kuliner Bandung] : Pedasnya Sambal Ayam Karmila

Saya adalah penggemar berat rasa pedas. Bukan cuma sekedar agak pedas. Tapi makin pedas bagi saya makin nikmat. Entah mana yang lebih pedas, sambal yang saya makan atau mulut saya :p Mungkin ada korelasinya antara suka makan pedes sama suka ngomong pedes.

Di Bandung sendiri agak susah buat saya cari yang pedas-pedas. Karena rata-rata sambal soto atau bakso juga rasanya nggak pedas-pedas amat. Begitu juga kalau makan penyetan atau disini nyebutnya pecel lele (setau saya pecel itu pakai sayur), bukannya pedas tapi sambalnya malah berasa manis. -_________- Jadi agak terbatas juga tempat makan yang bener-bener cocok di lidah rasa sambalnya.

Lalu bagaimana dengan Sambal Karmila? Sudah lumayan lama sih denger nama tempat makan ini. Cuma belom kesampaian untuk nyobain. Barulah hari ini dengan segenap niat makan pedas saya menyempatkan diri belok ke Sambal Karmila. Saya kira lokasinya di daerah taman pramuka tapi ternyata malah kebablasan. Harusnya sebelum Taman Pramuka saya belok kanan ke Jalan Sabang.

Pas sampai lokasi Sambal Karmila ternyata ramai banget. Padahal bukan jam makan lho. Saya datang sekitar jam limaan. Tapi lokasi di bawah full. Akhirnya saya naik ke lantai atas dan ternyata juga ramai, tapi masih ada tempat kosong. Sayangnya mejanya kotor dan nggak diberesin.😦 Saya panggil-panggil si embak yang sibuk wira-wiri nganterin pesenan buat order.

Awalnya saya kira harga 16.500 itu sudah include nasi. Ternyataaaa harga segitu cuma dapet lauk (ayam/lele) plus boleh pilih 1 macam sambal. Untuk nasi masih harus nambah 5000-6000 tergantung nasi yang kita pesan. Hiks. Agak salah juga makan di tanggal tua. Ho ho curcol. Yauda saya order nasi hainan, ayam goreng rempah rawit, sambal merah domba membara dan es teh manis. Pengennya nyobain sambal bawang tapi habis. Mungkin karena sudah sore yaaa. Dan itu artinya sambal bawangnya cukup favorit. Kalau mau nambah jenis sambal lain dikenakan charge 5000.

02menu02

Maafkan kekhilafan saya yang ngambil gambarnya ngeblur. -.- Jadi agak-agak susah kebaca daftar menu sama harganya. Dasar food blogger amateur.
Disini pesanan makanannya datang lebih cepat daripada minumannya. Bahkan meja sebelah saya sudah selesai makan, minumannya nggak muncul-muncul. Begitu juga dengan pesanan saya, makanan datang dulu baru minumannya agak lama. Let’s give it a try! Ayam gorengnya enak, rempah rawit terasa pedasnya. Begitu juga dengan si sambal merah domba yang sempet saya khawatirkan bakal dominan manis tomat ternyata cukup nendang lho, Sampai saya bikin tulisan ini perut saya masih berasa agak panas. Ha ha. Yang agak disayangkan yaitu si nasi hainan yang rasanya kok nggak ada hainan-hainannya ya. Ekspektasi saya rasanya bakalan gurih ternyata kayak makan nasi putih biasa.

nasi

Tadaaa!! Penampakan sambal yang bikin kabita (kata urang Sunda).

Total yang saya bayarkan 30.500 termasuk pajak. Menurut saya sih makan kesini sekali-sekali aja boleh. Karena cukup pricey untuk ukuran anak kosan seperti saya. Nggak tahu lagi kalau anak kosan lain :p Rasanya worth it. Tapi ada beberapa hal yang mengganggu, misalnya pelayan yang kurang tanggap. Harusnya tiap ada yang selesai makan langsung diberesin. Terus kursinya nggak nyaman, terlalu tinggi jadi makannya agak bungkuk gitu. Besok-besok mau bungkus sambalnya aja ah. Bawa kosan dimakan pakai nasi sama kerupuk. Ha ha.

 

Eits, kalau ada info tempat makan di Bandung yang sambelnya enak kabar-kabarin yaaa..

 

Lokasi :
AYAM BAKAR REMPAH KARMILA
Jl. Sabang no 63 (Cihapit)
Bandung

Telp 0811 228 6363

Instagram @sambalkarmila

Buka jam 09:00-22:00

______________________

One response

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: