Berburu Kuliner di Bandung

Aroma long weekend terasa menggairahkan bagi orang-orang di sekitar saya. Jelas saja, karena hari ini masih Kamis namun merupakan hari terakhir kerja dan Jumat-Minggunya libur. Yeayyy !!! Banyak yang pulang ke kampung halaman masing-masing, sayangnya tidak termasuk saya. Yup saya termasuk perantau yang terjebak di kota rantauannya lantaran untuk sekali pulang ke rumah butuh biaya banyak plus kalau naik kereta saya butuh waktu sekitar 12 jam. Tapi saya sih oke-oke saja kalau harus stay di Bandung.
Malam ini saya bertemu dengan salah satu teman saya jaman-jaman kuliah dulu. It’s nice to meet old friend and have chit-chat about anything. Kami bertemu di McD Simpang Dago yang letaknya dekat dengan kosan saya. Dia membawa temannya yang dulunya juga alumni kampus yang sama dengan kami berdua, tapi sekarang sedang menempuh pendidikan alih jalur di Universitas Pasundan.
Saya cukup salut dengan teman kuliah saya ini, meskipun kedua orangtuanya memiliki background pekerjaan sebagai karyawan namun dia berani mengambil keputusan untuk berwirausaha. Tentu saja pilihannya ini sempat mendapat tentangan dari kedua orangtuanya. Usaha teman saya tersebut bergerak di bidang tour & travel, jadi kalau ada yang berniat liburan rombongan bisa hubungi teman saya di Sentosa Panorama Tour & Travel .
Teman saya itu sudah berpengalaman membawa rombongan antara lain berlibur ke Karimun Jawa, juga liburan antar kota antar provinsi.
Eits, tulisan saya ini bukan postingan berbayar lhoooo.  *Sapa juga gitu kan yang mau bayar* Cuma mau bantu usaha temen aja😀  He he.
Awalnya saya mengira kalau kami ketemuannya hanya di McD Dago saja. Eh ketika paket nasi pesanan saya ludes dimakan tiba-tiba kedua teman saya mengajak berwisata kuliner. *glek*
Tujuan pertama ke Warung Steak di dekat Taman Lansia. Saya cuma bisa ngiler aja melihat mereka menghabiskan steak cordon bleu-nya sementara perut saya kekenyangan. Setelah makan steak kami memutuskan makan roti bakar di dekat stasiun, tapi belum sampai tempat tujuan teman saya minta diantar ke Braga. Jadilah kami berjalan menyusuri sepanjang jalanan Braga. Selesai jalan-jalan di Braga kami mampir minum susu murni di dekat Museum Asia-Afrika, kalau tidak salah depan Warung C-Mar. Bentuknya mobil toko gitu. Sambil minum susu ditemani dengan tahu gejrot. Ah padahal saya pengen banget makan roti bakar u________________u
Jam menunjukkan pukul 12 malam ketika saya kembali ke kosan. Perut kenyang hati senang.😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: