Beli Rumah Murah Makin Mudah

Saya dan pasangan punya hobi yang unik. Meskipun belum menikah dan belum ada rencana menikah dalam waktu dekat, namun kami berdua gemar mengunjungi pameran perumahan yang setiap beberapa bulan sekali diadakan di kota saya. Sepulang dari pameran kami selalu membawa pulang setumpuk brosur perumahan. Seringkali hobi ini menjadi bahan tertawaan teman-teman kami atau bahan ledekan. Untungnya kami berdua cuek-cuek saja dan menikmati hobi ini. Saya suka sekali melihat-lihat model rumah, membandingkan harga satu perumahan dengan perumahan lain, serta yang paling penting update harga rumah. Ya, karena harga rumah tidak pernah turun malah terus-menerus naik dari waktu ke waktu.

Punya rumah sendiri memang menjadi impian saya. Bukannya saya  tidak betah tinggal di rumah orangtua, tapi lambat laun pasti saya harus meninggalkan rumah saat nanti menikah. Kebetulan saya dan pasangan sama-sama berprinsip untuk tidak tinggal bersama orangtua saat nanti sudah menikah. Tentunya bangga saat nanti kami bisa memiliki rumah dari hasil kerja keras kami sendiri. Disamping itu orangtua kami masing-masing juga selalu memberikan semangat agar kelak kami bisa membeli rumah sendiri.

Sampai sekarang kami belum memiliki bayangan ingin membeli rumah dimana. Karena hal pertama yang menjadi perhatian kami adalah masalah pembiayaan. Berhubung kami bukan termasuk golongan orang yang bisa membeli rumah secara tunai, maka satu-satunya jalan yaitu memanfaatkan sistem cicilan atau KPR. Kepusingan semakin bertambah karena saat ini semua bank baik konvensional maupun syariah berlomba menawarkan kredit rumah dengan bunga yang berbeda-beda.

Prinsip kami lebih baik rumah kecil tapi punya sendiri daripada mengontrak. Jadi kami pikir sebaiknya mencari rumah sederhana terlebih dulu. Tidak apa-apa rumahnya kecil, asalkan terlindungi dari panas dan hujan. Kami juga mulai memperhitungkan gaji bulanan, karena sebagai karyawan entry level tentu pemasukan yang didapat harus disesuaikan antara pengeluaran bulanan, tabungan dan kemampuan cicilan.

Pucuk dicinta ulam tiba, ibarat pepatah lama rupanya BRI Syariah telah meluncurkan program KPR Sejahtera. Program pembiayaan ini memberikan kemudahan bagi PNS, TNI/Polri dan karyawan swasta yang memiliki batas maksimal gaji pokok antara Rp3,5 juta-Rp5,5 juta untuk memiliki rumah, dengan jangka maksimal 15 tahun

Pembiayaan terbagi menjadi dua macam, kalau saya dan pasangan nantinya mau tinggal di perumahan bisa mengambil pembiayaan Rumah Sejahtera Tapak, harga tertinggi rumah yang diperbolehkan sebesar 145 juta rupiah. Sedangkan kalau saya dan pasangan ingin coba-coba tinggal di rumah susun maka kami harus mengajukan pembiayaan Rumah Sejahtera Susun, dengan batas harga tertinggi yang diperbolehkan sebesar 216 juta rupiah. Ketakutan lain yang muncul adalah masalah uang muka atau DP. Untungnya lagi-lagi KPR Sejahtera ini memberikan kemudahan Uang Muka minimal sebesar 10%, setidaknya calon pembeli rumah seperti kami bisa bernafas lega.

Nah pekerjaan rumah kami sekarang yaitu mencari calon rumah yang tepat. Kami juga harus sering-sering membuka situs resmi BRI Syariah di www.brisyariah.co.id untuk mempelajari lebih lanjut mengenai KPR Sejahtera. Saran saya, mulailah merencanakan rumah impian anda. Tidak perlu takut lagi untuk membeli rumah. Karena membeli rumah murah kini semakin mudah berkat KPR Sejahtera BRI Syariah. (dee)

————————

Iseng-iseng ikut lomba menulis yang diadakan Republika Online dan Bank BRI Syariah.  Padahal sudah hampir batal ngirim soalnya pas hari deadline belum sempet bikin dan ngirimnya last minute. Teteuuupp yaaa penyakitnya doyan yang sport jantung gitu :))) Hoho.  Pas bangun tadi pagi nggak ada firasat apa-apa, tau-tau siang buka twitter lihat pengumuman :

twitter

Alhamdulillah dapet juara 3.😀 Horrayy!!! Pemenangnya diambil lima orang, juara 1 sampai 5. Whooaaaa semoga karya saya memang dinilai bagus yaa.  Pas lagi butuh duit eh dapet rejeki lewat lomba ini. Alhamdulillah🙂
Anyway agak keki deh kalau dibilang menang kuis T___________T Ini bukan kuiiisss woiii.. Ini lomba, ada jurinya, bukan yang diundi-undi gitu. Hiks… kalau ada yg ngomong kuis kok agak-agak nggak rela, rasanya kayak menang gara-gara kebetulan gitu sih.    -.-  Yasudaaa mari kita terus berkarya. Terimakasih Republika Online & Bank BRI Syariah. Doakan saya bisa punya rumah beneran yang gede yaaa… Aaaamin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: