Heartless

a reason to stay

kewarasan perlahan menjauhi saya.

benar sekali, logika gagal bicara. yang ada hanya rasa.

ah saya toh hanya manusia biasa.

ketidaksempurnaan inilah yang membuat saya jadi seorang manusia.

terdiam, tersenyum, teriak, dan tertegun.

seperti mati bunuh diri menusuk jantung dengan belati.

tak mungkin muncul asap jika tak ada api membakar.

butuh katalis hingga membuat senyawa ini bereaksi.

anggap saja memang begini ujiannya.

membuktikan ketangguhan dan ketahanan saya.

pisahkan dulu hati ini dari saya.

rasanya ingin tertawa, melihat mood saya berserakan.

satu satu dirangkai perlahan.

Ya Tuhan, saya butuh dukungan dalam proses yang berjalan entah sampai kapan.

Satu awalan panjang, yang saya sangat yakini

Ketika niatan itu baik, maka selalu ada jalan menuju kesana.

Terimakasih Tuhan, untuk curhat rahasia tengah malam kita.

Juga pada  tangan-tangan yang memeluk saya dengan semangat dan harapan.

Akan ada sinaran, yang menentramkan, nanti iya nanti. (; (dee)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: