Episode Membaca

Berderet judul terpampang di depan mata

Tersusun di atas rak-rak berdebu

Ada yang bersampul plastik, ada yang bersampul coklat, ada yang dibiarkan tanpa sampul.

Ah, saya tak pandai memilih

Hanya menarik satu buku tebal, tergerak oleh nurani

Covernya sekilas biasa saja

Tapi saya merasa, buku ini punya kisah menarik

Tentang satu perjalanan panjang

Beriring tawa dan airmata

Siapa sangka saya terhanyut saat mulai menekuri huruf-hurufnya

Berusaha keras memahami tanpa melewatkan satupun kata

Perlu usaha untuk mampu meneruskannya

Hm, apa boleh saya mengaku?

Buku ini tak boleh dibaca

Setidaknya itu penilaian saya

Sudah kepalang basah

Saya ingin jadi penikmat akhir ceritanya

Berharap tercetak ‘happilly ever after’

Seperti dongeng pangeran dan putri salju

Semakin lama dibaca, malah makin bingung jadinya

Sampai saat satu titik habis terlewat

Halaman selanjutnya justru kosong tanpa tulisan

Ini artinya apa?

Ya ya ya…mungkin sudah waktu berhenti membaca buku itu.

*Taruh kertas pembatas, letakkan ke tempat semula, bersikap tak terjadi apa-apa*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: